FkaTtGoWaoCAhuH4FEsIuU7rzVbSD7GG1WVSzEgy
Bookmark

Panjang umur yaa

By Sydney _________________________
Kertas ini awalnya putih kosong,
lama sekali tak ada isinya.
Ingin ku coret-coret,
lalu bisa ayah baca.

Tapi pulpennya seret, ayah.
Tanganku juga kaku sekali,
masih belum ada kata yang ditulis.

Sebenarnya tidak bingung,
mungkin ingin dilihat kuat saja.
Jika kertasnya terisi penuh,
nanti malah ketahuan, 
ketahuan kalau anak ini ternyata cengeng.

Namun kertasnya kini ramai,
banyak tinta hitamnya.
Akhirnya ku tulis juga.

Ku tulis.. untuk ayah..
Jadi, ayah..
Semoga panjang umur yaa.
Semoga masih ada waktu
untuk melihat putrinya tumbuh,
untuk melihat putrinya mencoba berjalan,
lalu jatuh dan bangun lagi.

Sehat-sehat juga yaa..
Biar nanti bisa makan enak 
pakai gajiku.
Tapi makannya jangan gaji yaa, 
kita makan dagingnya saja,
pakai nasi merah.
Dan nanti tidak usah diawet-awet lagi.
Biar aku yang belikan lagi.




0

Post a Comment